Tips Ajukan KPR Rumah Kedua Saat KPR Pertama Belum Lunas

Tips Ajukan KPR Rumah Kedua Saat KPR Pertama Belum Lunas

Desain rumah yg bikin relax tak hanya dapat dijadikan sebagai tempat tinggal saja, namun rumah juga dapat dijadikan instrumen investasi yang cukup menjanjikan. Hal ini tak terlepas dari harga properti yang terus meningkat setiap tahunnya. Tak mengherankan jika kini KPR cukup diminati. Nah ini tips mengajukan KPR rumah kedua saat KPR rumah pertama belum lunas.

Perhatikan Besarnya Cicilan

Biasanya untuk mencicil sebuah rumah, bank hanya memperbolehkan besarnya cicilan maksimal 30% dari penghasilan. Jadi sebelum mengajukan KPR rumah kedua, pastikan Anda menghitung terlebih dahulu berapa kemampuan Anda untuk membayar cicilan KPR rumah kedua beserta cicilan KPR rumah pertama yang masih berjalan. Pastikan besarnya cicilan tidak lebih dari 40%.

Siapkan Uang Muka

Bagi Anda yang sedang berencana untuk membeli rumah kedua, pastikan pertimbangkan dengan matang seputar besarnya uang muka. Menurut peraturan Bank Indonesia uang muka untuk rumah pertama seluas lebih dari 70 meter yakni 15% dari harga rumah. Sedangkan untuk rumah kedua yakni 20% dari harga rumah dan untuk rumah ketiga sebesar 25% dari harga rumah.

Perhatikan Peraturan Bank yang Diterapkan

Beda bank, maka beda pula peraturan dan kebijakan yang diterapkan. Jadi pastikan Anda perhatikan dengan pasti peraturan yang diterapkan oleh bank yang dituju. Mulai dari persyaratan yang harus dipenuhi, besarnya suku bunga, besarnya biaya yang dikenakan, hingga lama masa tenor yang ditawarkan. Jangan lupa lakukan perbandingan untuk mendapatkan produk terbaik.

Memiliki Reputasi Keuangan Baik

Sama halnya ketika Anda mengajukan KPR rumah pertama. Setiap lembaga keuangan tentunya akan melihat dan mengecek reputasi keuangan Anda melalui catatan pemasukan dan pengeluaran di rekening Anda.

Meski Anda lolos pada pengajuan KPR yang pertama, lain halnya untuk pengajuan KPR untuk rumah kedua. Mengapa bisa demikian? Pasalnya biasanya bank akan lebih spesifik untuk mencari tahu apakah Anda tergolong mampu atau tidak untuk membayar cicilan bulanan dengan tepat waktu.

Lihat Besarnya Suku Bunga yang Ditawarkan

Menurut peraturan Bank Indonesia, pembayaran kredit KPR untuk rumah kedua sudah melonggar menjadi 70% yang sebelumnya berada di angka 60%. Dengan begitu maka Anda sebagai debitur harus membayar sekitar 30% untuk KPR rumah kedua. Tak hanya itu saja, Anda juga dituntut harus mampu membayar cicilan KPR kedua bersamaan dengan KPR pertama.

Tidak untuk Membeli Rumah Bersubsidi

Bagi Anda yang ingin membeli rumah bersubsidi untuk rumah kedua, maka sebaiknya urungkan niat Anda. Mengapa? Sebab Anda tak bisa membeli rumah tersebut. Rumah bersubsidi hanya diperuntukkan untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) dengan gaji di bawah Rp4 juta.

Bahkan Bank Indonesia juga akan mencatat jika Anda sedang atau sudah mengajukan KPR untuk rumah pertama. Dengan begitu maka Anda akan dikategorikan sebagai masyarakat mampu. Jadi jika Anda ingin mengajukan kredit rumah mudah di berbagai bank yang berbeda, sudah dapat dipastikan jika Anda tidak akan dapat melakukannya.

Sebaiknya Digunakan untuk Investasi

Saat ini kebanyakan orang membeli hunian sebagai wujud investasi, tak hanya sekadar sebagai tempat tinggal saja. Meski begitu tak ada salahnya jika keinginan Anda membeli rumah kedua sebagai aset aktif. Hal ini berarti Anda akan menjadikan rumah kedua Anda sebagai sumber penghasilan pasif.

Ketika pengajuan KPR rumah kedua Anda sudah disetujui, maka Anda dapat langsung menyewakan rumah tersebut. Baik itu per bulan maupun per tahun. Dengan begitu uang sewa yang Anda dapatkan bisa digunakan untuk membayar cicilan KPR rumah kedua.

Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Mengajukan KPR Rumah Kedua?

Ada baiknya Anda mengajukan KPR rumah kedua jika memang kondisi keuangan Anda sudah bagus dan sedang sehat. Sebab dengan begitu Anda tak perlu lagi merasa terbebani dengan cicilan KPR rumah pertama, cicilan kendaraan, cicilan kredit, dan cicilan lainnya. Selain itu, pastikan juga tujuan keuangan yang utama sudah terpenuhi dengan baik.

Selain itu akan lebih baik jika pengajuan KPR rumah kedua Anda berada di lokasi dengan harga jual yang tinggi dan cukup menjanjikan untuk dijadikan investasi. Namun jika rumah kedua akan dijadikan sebagai tempat tinggal, pastikan rumah tersebut memiliki kondisi dan fasilitas yang lebih baik dari rumah pertama.

Itulah beberapa tips mudah mengajukan KPR rumah kedua saat KPR rumah pertama belum lunas. Pastikan Anda memperhatikan beberapa tips di atas agar pengajuan KPR rumah kedua tak akan membebani Anda. Kini saatnya wujudkan wujudkan rumah imajinasimu bersama btnproperti.co.id.